Malam ini hujan turun dengan derasnya, menebarkan hawa dingin keseluruh penjuru, memeluk jiwa-jiwa kesepian dan menambah sendunya malam.
Sebuah jiwa merasakan dingin itu, tak hanya diraganya tapi juga disudut hatinya, dimana satu nama tersimpan rapi bersama perasaan sepihak yang tak pernah tersampaikan.
Malam ini buncahan rindu tak lagi bisa dia tahan, rindu untuk seseorang yang bahkan mungkin sekarang tak lagi mengingatnya.
Air disudut mata yang berusaha ditahan akhirnya bergulir menuruni pipinya.
Sebatas tatap, pertemuan singkat yang pernah terjadi beberapa hari lalu tak cukup memuaskan keserakahan rindunya.
Sebenarnya dia sudah pernah membulatkan niat untuk pergi dan mengakhiri segala penderitaannya, tapi yang ingin ditinggalkan seakan enggan untuk melepasnya begitu saja. Dan ketika dia memasrahkan diri kembali di lubang kesakitan itu, dia kembali ditinggalkan begitu saja, terjebak lagi dalam sakit yang terus menyerangnya.
Mungkin dia terlalu bodoh atau mungkin perasaannya yang terlalu dalam.
Jumat, 08 Desember 2017
Kenapa?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar